Singkirkan Atletico, Matuidi Bungkam Keraguan Publik

Juventus meraih hasil manis kala menjamu Atletico Madrid dalam laga leg II babak perempatfinal Liga Champions 2018-2019. Untuk gelandang Juventus, Blaise Matuidi, kemenangan ini sangatlah penting. Selain bisa meloloskan diri ke babak perempatfinal Liga Champions, Matuidi merasa hasil itu juga bermanfaat untuk membungkam keraguan publik terhadap Juventus.

Juventus memang sempat diragukan dapat melaju ke babak perempatfinal Agen Sbobet Liga Champions 2018-2019. Sebab, pil pahit ditelan kesebelasan asuhan Massimiliano Allegri tersebut kala bertandang ke markas Atletico Madrid dalam laga leg I babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Bermain di Stadion Wanda Metropolitano, Juventus mesti takluk dengan skor 0-2.

Hasil ini juga membuat tidak sedikit pihak yakin Juventus akan tersingkir dari Liga Champions. Tetapi nyatanya, Juventus sukses bangkit di laga leg II. Bermain di Allianz Stadium, Rabu (13/3/2019) pagi-pagi sekali WIB, Matuidi dan kawan-kawan sukses membalaskan dendam untuk Atletico dengan menyelesaikan laga lewat skor 3-0. Berkat tiga gol dari Ronaldo ini, Juventus juga meyakinkan satu lokasi di perempatfinal Liga Champions.

Matuidi juga benar-benar gembira menyaksikan Juventus sukses membalikkan mimpi buruknya. Meski sudah lolos ke perempatfinal, pemain berpaspor Prancis tersebut tetap meminta tim guna tak cepat berpuas diri. Sebab, pertandingan yang jauh lebih berat dipercayai Matuidi akan dihadapi Juventus di laga-laga selanjutnya.

“Itu ialah penampilan spektakuler dari seluruh pemain Juventus. Malam yang paling istimewa. Kami senang dapat lolos ke perempatfinal, namun kami mesti terus melanjutkan ini dan mengerjakan yang lebih baik lagi,” ujar Matuidi, sebagaimana dilansir dari Football Italia, Rabu (13/3/2019).

“Hanya tiga pekan yang lalu, seluruh orang mengira kami tersingkir dari Liga Champions. Jadi, ayo pergi secara perlahan sebelum berkata tentang final. Saya pikir kami mesti tidak jarang kali bermain laksana yang kami kerjakan malam ini,” tukasnya.